+6285753850838
Jalan Komp. Perumahan Ptb, Jl. Buaran Raya, Duren Sawit, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13640
admin@farkes.media

Halal Bihalal Alumni Lintas Generasi Ponpes Sirojuht Tholibin: Merajut Persaudaraan yang Hakiki

Demak, 12 April 2026 — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa begitu kuat di Pondok Pesantren Sirojuht Tholibin Tirip, Kebon Agung, Dempet, Demak. Ratusan alumni dari berbagai angkatan berkumpul dalam momentum Halal Bihalal dan Silaturahmi Lintas Generasi.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang temu yang sarat makna—tempat di mana kenangan, nilai, dan ikatan batin yang terbangun sejak di pesantren kembali dirajut dalam satu semangat: “Merajut Persaudaraan yang Hakiki.”

Hadir dalam kegiatan ini tokoh nasional dan akademisi, Prof. Dr. H. Fernadya Sima Antasari, Lc., M.A., MBA, yang menyampaikan tausiah kebangsaan dan keumatan. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa silaturahmi bukan hanya tradisi, tetapi kekuatan moral yang mampu menjaga persatuan umat di tengah berbagai tantangan zaman.

Prof. Dr. H. Fernadya Sima diantara para tamu undangan (Foto. ist)

Menurutnya, alumni pesantren memiliki peran strategis sebagai agen perubahan—membawa nilai keislaman yang moderat, berilmu, dan berakhlak ke tengah masyarakat.

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi lintas generasi. Alumni dari angkatan awal hingga generasi terbaru duduk bersama, berbagi cerita, memperkuat jaringan, serta meneguhkan kembali identitas sebagai bagian dari keluarga besar pesantren.

Tidak sedikit yang datang dari luar daerah, bahkan meluangkan waktu khusus untuk kembali ke Tirip-tempat di mana nilai-nilai kehidupan pertama kali ditanamkan.

Suasana Panggung Utama (Foto. ist)

Pengasuh dan panitia berharap, kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi langkah konkret dalam membangun jaringan alumni yang solid, saling menguatkan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, semangat persaudaraan yang hakiki inilah yang menjadi fondasi. Dari pesantren, untuk umat—ikatan itu tetap hidup, terjaga, dan terus menguat lintas generasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *