FARKES KSPI Dukung Penguatan Edukasi Bahaya Asbes Melalui Pelatihan ToT KSPI
Jakarta, 22 Mei 2026 - Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi (FSP FARKES KSPI) mendukung penuh pelaksanaan Training of Trainers (ToT) Bahaya Asbes KSPI yang diselenggarakan pada 19-21 Mei 2026 di Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pendidikan, kesadaran, serta kampanye perlindungan kesehatan pekerja dari ancaman paparan asbes di Indonesia.
Sekretaris Jenderal FSP FARKES KSPI, Siswo Darsono, menegaskan bahwa persoalan asbes harus menjadi perhatian serius seluruh pihak karena dampaknya sangat berbahaya bagi kesehatan pekerja maupun masyarakat.“Paparan asbes bukan ancaman biasa. Banyak pekerja terpapar tanpa memahami risiko kesehatan jangka panjang yang dapat muncul, mulai dari gangguan pernapasan hingga penyakit mematikan. Karena itu, edukasi dan kampanye perlindungan pekerja harus terus diperkuat,” tegas Siswo Darsono.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi terkait penggunaan asbes di Indonesia, dampak kesehatan akibat paparan asbes, strategi advokasi, hingga penguatan kampanye menuju pelarangan penggunaan asbes di Indonesia. Selain itu, para peserta juga dibekali kemampuan fasilitasi, penyusunan modul pendidikan, dan praktik mengajar agar edukasi mengenai bahaya asbes dapat terus disebarluaskan di lingkungan kerja maupun masyarakat luas.
FSP FARKES KSPI menilai pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam membangun kader-kader serikat pekerja yang mampu menjadi penggerak edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya terkait bahaya bahan beracun dan berbahaya seperti asbes.

Menurut Siswo Darsono, perlindungan terhadap pekerja tidak cukup hanya melalui regulasi, tetapi juga membutuhkan peningkatan kesadaran kolektif mengenai pentingnya lingkungan kerja yang aman dan sehat.“Keselamatan kerja adalah hak dasar pekerja. Tidak boleh ada pekerja yang kehilangan kesehatan bahkan nyawa akibat paparan bahan berbahaya yang sebenarnya dapat dicegah. Sudah saatnya Indonesia memperkuat perlindungan pekerja dan serius menuju penghapusan penggunaan asbes,” tambahnya.
FSP FARKES KSPI bersama KSPI dan jaringan perjuangan buruh lainnya berkomitmen untuk terus mendorong kampanye perlindungan kesehatan pekerja, penguatan pendidikan K3, serta perjuangan menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman asbes bagi seluruh pekerja Indonesia.
