Maknai Nyepi sebagai Momentum Refleksi Nasional, FARKES KSPI Dorong Keadilan bagi Pekerja
Jakarta, 19 Maret 2026 - Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Wakil Presiden FSP FARKES KSPI Bidang Hubungan Antar Lembaga, Dimas P. Wardhana, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu di Indonesia yang menjalankan Catur Brata Penyepian.
Menurut Dimas, Nyepi bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga momentum refleksi yang memiliki makna luas bagi kehidupan berbangsa, termasuk dalam konteks hubungan industrial dan kondisi pekerja di Indonesia.
“Nyepi mengajarkan kita tentang keheningan, pengendalian diri, dan introspeksi. Ini adalah nilai-nilai yang seharusnya juga dimiliki oleh para pemangku kebijakan dan pelaku industri dalam melihat realitas kehidupan pekerja hari ini,” ujar Dimas P. Wardhana.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini masih banyak pekerja, khususnya di sektor farmasi dan kesehatan, yang menghadapi tekanan kerja tinggi, ketidakpastian hubungan kerja, serta belum terpenuhinya hak-hak normatif secara layak. Karena itu, momentum Nyepi harus dimaknai sebagai ajakan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan ketenagakerjaan. “Dalam keheningan Nyepi, kita diajak untuk jujur melihat apa yang belum adil. Negara harus hadir lebih kuat, dan pengusaha harus lebih bertanggung jawab dalam memastikan kesejahteraan pekerja,” lanjutnya.
Dimas juga menekankan pentingnya keseimbangan sebagai inti dari perayaan Nyepi. Menurutnya, keseimbangan tersebut harus tercermin dalam hubungan industrial yang sehat—di mana pekerja mendapatkan perlindungan yang layak, pengusaha menjalankan kewajibannya secara adil, dan negara berperan sebagai penjamin keadilan sosial. Selain itu, FSP FARKES KSPI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan saling menghormati perbedaan sebagai fondasi persatuan bangsa.
“Nilai Nyepi adalah tentang harmoni. Dan harmoni itu hanya bisa terwujud jika ada keadilan. Tanpa keadilan bagi pekerja, sulit bagi kita berbicara tentang keseimbangan sosial,” tegas Dimas.
Menutup pernyataannya, ia berharap perayaan Nyepi tahun ini membawa kedamaian, keselamatan, serta menjadi titik awal bagi lahirnya kebijakan yang lebih berpihak pada pekerja di Indonesia.
Hening untuk refleksi, diam untuk kekuatan, bangkit untuk perjuangan yang lebih adil.
Tentang FSP FARKES KSPI
Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi - KSPI (FSP FARKES R - KSPI) merupakan organisasi serikat pekerja yang menghimpun pekerja di sektor farmasi, rumah sakit, jamu, kosmetik, dan sektor industri lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia. FSP FARKES R - KSPI berkomitmen memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja melalui gerakan serikat yang demokratis, militan, dan berkeadilan.
