+6285753850838
Jalan Komp. Perumahan Ptb, Jl. Buaran Raya, Duren Sawit, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13640
admin@farkes.media

Idris Idham Dampingi Said Iqbal dalam Peringatan Hari Tani Nasional ke-66 di Indramayu

Presiden Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi (FSP FARKES R - KSPI), Idris Idham, S.E., turut mendampingi Said Iqbal, Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Tani Nasional (HTN) ke-66 yang diselenggarakan Partai Buruh di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (28/9/2026).

Idris Idham yang juga merupakan Anggota Majelis Nasional Komite Eksekutif Pusat Partai Buruh hadir sebagai bagian dari unsur pimpinan Partai Buruh. FSP FARKES R–KSPI sendiri merupakan salah satu federasi yang menjadi unsur pendiri dan pelanjut Partai Buruh.

Sebelum menghadiri puncak peringatan Hari Tani Nasional ke-66 di Stadion Tridaya, Indramayu, Said Iqbal bersama Idris Idham dan rombongan terlebih dahulu diterima oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, di Pendopo Kantor Bupati Indramayu.

Said Iqbal bersama Lucky Hakim (foto. Pijar Partai Buruh)

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Dalam kesempatan itu, rombongan membahas berbagai hal terkait kondisi dan potensi Kabupaten Indramayu, khususnya sektor pertanian dan perikanan serta persoalan yang dihadapi petani dan nelayan.

Idris Idham: Perjuangan Buruh dan Petani Harus Berjalan Bersama

Bagi Idris Idham, kehadiran dalam peringatan Hari Tani Nasional menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas antara kaum buruh dan petani. Menurutnya, kedua kelompok masyarakat tersebut memiliki kepentingan yang saling berkaitan, terutama dalam memperjuangkan kesejahteraan, keadilan sosial, dan perlindungan terhadap sumber penghidupan.

“Buruh dan petani memiliki persoalan yang berbeda, tetapi tujuan perjuangannya memiliki banyak kesamaan, yaitu kehidupan yang layak, kepastian hak, dan kesejahteraan bagi keluarga. Karena itu, solidaritas antara buruh, petani, nelayan, dan rakyat kecil harus terus diperkuat,” ujar Idris Idham.

Ia menambahkan, FSP FARKES R–KSPI sebagai bagian dari gerakan serikat pekerja dan salah satu unsur pendiri serta pelanjut Partai Buruh berkomitmen untuk terus membangun kebersamaan lintas sektor.

Menurutnya, perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja tidak dapat dipisahkan dari upaya mewujudkan keadilan bagi masyarakat luas, termasuk petani yang memperjuangkan hak atas tanah dan penghidupan yang layak.

Said Iqbal: Reforma Agraria Harus Memberikan Manfaat Nyata

Puncak peringatan Hari Tani Nasional ke-66 diselenggarakan di Stadion Tridaya, Indramayu, dengan melibatkan berbagai elemen gerakan buruh dan petani, di antaranya Partai Buruh, Serikat Petani Indonesia (SPI), FSPMI, SPTIB, serta Perempuan Cahaya Indonesia.

Suasana panggung utama acara puncak hari tani nasional (Foto. Pijar Partai Buruh)

Dalam kegiatan tersebut, Said Iqbal menyoroti pentingnya pelaksanaan reforma agraria yang memberikan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat yang belum memiliki tanah.

“Reforma agraria harus diwujudkan melalui kebijakan yang memberikan kepastian hak atas tanah, memperkuat kesejahteraan petani, serta mendukung kedaulatan pangan. Persatuan buruh, petani, dan nelayan menjadi bagian penting dalam memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat,” demikian draf pernyataan Said Iqbal.

Momentum Hari Tani Nasional ke-66 juga menjadi ruang untuk menyuarakan berbagai persoalan ketenagakerjaan, termasuk tuntutan penyelesaian hak-hak pekerja PT Jabatex yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Lucky Hakim: Potensi Pertanian dan Perikanan Indramayu

Dalam pertemuan di Pendopo Kantor Bupati Indramayu, Lucky Hakim menyampaikan gambaran mengenai potensi sektor pertanian dan perikanan di wilayahnya. Kedua sektor tersebut menjadi bagian penting dari kehidupan ekonomi masyarakat Indramayu.

“Indramayu memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan. Kami berharap berbagai persoalan yang dihadapi petani dan nelayan dapat terus dibahas dan dicarikan solusi melalui komunikasi serta kerja sama dengan berbagai pihak,” demikian draf pernyataan Lucky Hakim.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Said Iqbal bersama rombongan sebelum menghadiri puncak peringatan Hari Tani Nasional ke-66.

Hari Tani Nasional sebagai Momentum Memperkuat Solidaritas

Peringatan Hari Tani Nasional ke-66 di Indramayu mengangkat isu reforma agraria, kedaulatan pangan, serta penguatan persatuan petani, buruh, nelayan, dan rakyat yang belum memiliki tanah.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengawal pelaksanaan kebijakan reforma agraria agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam hal akses terhadap tanah, peningkatan kesejahteraan, dan perlindungan sumber penghidupan.

Kehadiran Idris Idham dalam kegiatan tersebut menegaskan keterlibatan FSP FARKES R–KSPI dalam membangun solidaritas lintas sektor bersama Partai Buruh.

Melalui momentum Hari Tani Nasional ke-66, diharapkan hubungan antara gerakan buruh dan petani semakin kuat dalam memperjuangkan kehidupan yang lebih adil, layak, dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia.

FSP FARKES R – KSPI
Bersatu, Berani, Sejahtera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *