+6285753850838
Jalan Komp. Perumahan Ptb, Jl. Buaran Raya, Duren Sawit, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13640
admin@farkes.media

Sekolah Serikat Buruh 2025: Majukan Keadilan Gender dan Hak Pekerja Perempuan

Yogyakarta, 21 September 2025 – Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi membuka Sekolah Serikat Buruh (SSB) 2025 dengan mengusung tema “Pengarusutamaan Keadilan Gender dan Advokasi Hak Pekerja Perempuan”. Kegiatan ini berlangsung pada 20–21 September 2025 di Hotel Satriafi, Kaliurang.

SSB 2025 menjadi ruang pendidikan serikat buruh yang berfokus pada peningkatan kapasitas kader dalam memperjuangkan hak-hak pekerja, khususnya perempuan, serta mendorong pengarusutamaan keadilan gender di dunia kerja.

Sejumlah narasumber hadir untuk memperkuat pemahaman peserta, di antaranya:

  • Nurmawati (Rifka Annisa) – Gender & Keadilan Gender
  • Jumisih (Partai Buruh) – Urgensi Berserikat
  • Siti Umi Akhiroh, S.H., M.H. (Hakim Ad Hoc PHI) – Advokasi Hak-hak Pekerja Perempuan
  • Ita Fatia (RUAS) – Sejarah Gerakan Perempuan
Flyer kegiatan (Foto. Ist)

Selain itu, Theresia T. Susanti hadir mewakili perempuan Partai Buruh dari unsur FSP FARKES KSPI. Dalam kesempatan ini, Theresia menegaskan bahwa perjuangan buruh di sektor farmasi dan kesehatan tidak bisa dilepaskan dari isu keadilan gender.

“Buruh perempuan masih menghadapi diskriminasi, baik dalam bentuk kesenjangan upah, beban kerja ganda, maupun perlindungan kerja yang lemah. Melalui Sekolah Serikat Buruh ini, kami berharap lahir kader-kader perempuan yang berani bersuara dan memperjuangkan perubahan,” ujar Theresia T. Susanti, perwakilan FSP FARKES KSPI.

FARKES KSPI juga menyatakan dukungan terhadap pembentukan perempuan Partai Buruh di DIY. Sekaligus, mengajak kawan-kawan yang bekerja di sektor farmasi, rumah sakit, jamu, kosmetik, maupun industri lainnya untuk bergabung bersama Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (FSP FARKES R-KSPI).

Foto bersama MPBI / KSP-PB DIY (foto. ist)

Turut hadir pula Irsad Ade Irawan, perwakilan MPBI DIY yang juga Ketua Exco Partai Buruh DIY. Kehadiran Irsad memperkuat konsolidasi gerakan buruh dengan kekuatan politik rakyat, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara serikat pekerja dan Partai Buruh di Yogyakarta.

“Sekolah Serikat Buruh ini merupakan wadah kaderisasi dan penguatan gerakan serikat pekerja agar semakin responsif terhadap isu perempuan. Kami ingin memastikan bahwa perjuangan buruh tidak hanya soal upah dan kesejahteraan, tetapi juga soal keadilan gender dan perlindungan pekerja perempuan,” ujar Irsad Ade Irawan, perwakilan MPBI DIY.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai federasi serikat pekerja serta jejaring internasional, termasuk ASEAN Trade Union Council (ATUC).

Dengan terselenggaranya SSB 2025, diharapkan kader buruh mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerja masing-masing, sekaligus memperkuat solidaritas gerakan buruh menuju keadilan sosial dan kesetaraan gender di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *